Minggu, 04 Juni 2023

Jangan Campuradukkan Politik Dengan Agama

 

Ketua PBNU: Jangan Campuradukkan Politik Dengan Agama

Adhitya Himawan | Dian Rosmala
Ketua PBNU: Jangan Campuradukkan Politik Dengan Agama
Anies Baswedan bersama Ketua Umum PBNU Said Aqiel Siradj. [Suara.com/Dian Rosmala]

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mengimbau kepada masyarakat agar tidak mencapuradukkan persoalan politik dengan agama.

Hal itu untuk menanggapi maraknya sepanduk yang bertuliskan larangan mensalatkan pendukung pasangan Basuki Tjahja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dalam Pilkada DKI Jakarta.

"Masalah politik jangan dicampur adukkan dengan agama. Allah jangan diajak kampanye. Tuhan kok di ajak kampanye," kata Said di kantor PBNU, Jalan Keramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (14/3/2017).

Baca Juga:Ketua PBNU: Anggota NU Bersaing dengan Kredibilitas Sendiri, Jangan Hanya Mengandalkan Nama

Menurut Said, ia telah memerintahkan kepada warga NU untuk menurunkan spanduk-spanduk tersebut. Saat ini sudah banyak spanduk yang diturunkan.

"Kalau tidak diturunkan nanti akan tegang. Nanti bisa masuk neraka itu. Jangan seperti itulah. Yang disampaikan program yang baik. Nggak usah bawa-bawa Tuhan," ujar Said.

Ia melanjutkan, setiap ummat muslim yang meninggal dunia harus diurus dan dimakamkan oleh ummat muslim lain.

Kalau tidak (diurus) jadi dosa semua. Nggak ada masalah politiknya. Waktu Pilpres, Pileg, mau milih siapa nggak apa-apa," kata Said.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

2.432 Personel Gabungan TNI Polri Amankan Aksi Demo Tolak RUU Kesehatan Omnibus di Depan Gedung DPR RI

  2.432 Personel Gabungan TNI Polri Amankan Aksi Demo Tolak RUU Kesehatan Omnibus di Depan Gedung DPR RI Ria Rizki Nirmala Sari | Muhammad Y...